Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Optik Binokular?

Saat teleskop dirasa terlalu mahal, mata kita mungkin bisa melirik binokular. Binokular (atau bino) berarti “dua mata”. Sederhananya, binokular adalah teropong dengan dua lubang, yakni dua jalur cahaya.

Dalam mengamati langit, binokular bertugas untuk memandu kita menjelajahi banyaknya objek yang tidak dapat satu-persatu dilihat oleh teleskop (saking banyaknya).

Sebelum memulai dengan faktor-faktor tersebut, ada baiknya kita mengerti arti nama sebuah binokular. Nama sebuah binokular biasanya menggunakan dua angka. Angka sebelum huruf x menandakan daya perbesaran, sedangkan angka setelah huruf x menandakan diameter lensa objektif (dalam milimeter).

Nah, berikut adalah hal-hal yang perlu kita tahu sebelum membeli binokular:

Sistem Prisma

Tanpa sistem prisma, bayangan yang terlihat pada eyepiece akan nampak terbalik atas-bawah dan kiri-kanan. Tentu saja, tidak ada yang nyaman menggunakan benda seperti ini. Oleh karena itu, prisma disusun sedemikian rupa dalam binokular, sehingga bayangan yang dihasilkan memiliki orientasi seperti yang terlihat oleh mata telanjang.

Di pasaran, terdapat dua jenis sistem prisma yang digunakan dalam binokular, yakni sistem prisma Porro dan sistem prisma atap. Sistem prisma Porro membuat jalur cahaya dipantulkan oleh dua buah prisma dalam binokular, sehingga jalurnya seperti huruf Z. Ini membuat binokular dengan sistem prisma Porro berukuran besar dan nyaman dipegang. Kelebihannya adalah sistem ini memberikan medan pandang yang lebih luas serta kedalaman bidang citra yang lebih terasa.

Jika kita mencari binokular dengan bentuk yang lebih ringkas, maka sistem prisma atap adalah solusinya. Sistem prisma atap adalah kombinasi dua prisma yang disusun berdekatan dan ringkas, sehingga binokular dengan prisma atap terlihat lebih lurus dibandingkan yang menggunakan prisma Porro. Binokular yang berbentuk seperti huruf H menggunakan sistem prisma atap.

Untuk nilai perbesaran, diameter, serta kualitas lensa utama yang sama, binokular dengan prisma atap lebih mahal dibandingkan yang menggunakan prisma Porro. Ini karena prisma yang digunakan dalam sistem prisma atap lebih mahal untuk diproduksi.

Bahan Prisma: BAK4 atau BK7

Selain sistem prisma, material prisma juga penting untuk dipertimbangkan. Kita perlu mengingat bahwa prisma bertugas untuk memantulkan cahaya sedemikian rupa, sehingga kita dapat melihat citra dengan orientasi yang benar. Jenis kaca yang paling banyak digunakan adalah BK7. Nama kaca ini diberikan pertama kali oleh Schott AG (lembaga otoritas kaca dari Jerman).

Selain itu, ada juga jenis kaca BAK4. Keduanya adalah kaca yang berkualitas. Namun, BAK4 sedikit lebih bagus daripada BK7 karena hampir tidak memiliki gelembung udara yang terjebak dalam kaca saat produksi. Dampaknya, BAK4 dapat menyalurkan lebih banyak cahaya.

Untuk mengetahui jenis apa yang ada dalam sebuah binokular, maka pegang binokular menghadap mata sejauh 15-20 cm, kemudian lihat lensa utama ke arah jalur keluar cahaya. Jika kita dapat melihat sisi-sisi persegi dalam bulatan lensa, maka binokular tersebut menggunakan BK7. Jika tidak, berarti kemungkinan binokular tersebut menggunakan lensa BAK4. Karena menggunakan prisma yang bentuknya lebih mendekati lingkaran, BAK4 dapat melewatkan lebih banyak cahaya dan menghasilkan citra yang tajam pada pinggiran medannya.

Lensa Utama

Tipe serta kualitas prisma gelas sangat mempengaruhi performa binokular. Lensa kaca biasa biasanya memiliki beberapa ketidaksempurnaan/kecacatan dan jika tidak diperhalus dengan baik, maka gambar yang dihasilkan dapat terlihat miring, susah untuk punya fokus tajam, atau ada distorsi pada pinggir-pinggir medan pandang. Kaca istimewa, seperti kaca dispersi rendah (low-dispersion) atau ED (extra low-dispersion) pada umumnya tidak memiliki distorsi dan dapat menyalurkan cahaya dengan lebih baik. Hasilnya, citra yang kita lihat menjadi lebih jelas, tajam, berwarna tepat, dan memiliki kontras yang lebih tinggi.

Binokular yang memiliki keterangan “Eco-glass” menyatakan bahwa kaca pada binokular tersebut tidak menggunakan timbal atau arsenik, yakni unsur beracun. Ini berarti, jika binokular tersebut hilang di alam atau rusak dan dibuang, ia tidak akan meracuni lingkungan sekitarnya.

Lapisan (Coating)

Layaknya sebuah teleskop refraktor, binokular memerlukan lapisan agar semakin sedikit cahaya yang dipantulkan oleh lensa dan semakin banyak cahaya yang diteruskan. Berikut adalah istilah-istilah yang kita perlu pahami saat melihat spesifikasi lensa binokular:

Coated (C): setidaknya ada satu permukaan lensa dengan setidaknya satu kali pelapisan.
Multi-coated (MC): ada beberapa permukaan yang dilapisi dan/atau beberapa lapis pelapisan telah dilakukan pada tiap permukaan.
Fully multi-coated (FMC): semua permukaan dalam dan luar lensa telah dilapisi beberapa kali.

Puncaknya adalah broadband fully-multi coated. Pelapisan jenis ini menawarkan transmisi cahaya, kejelasan, serta kontras gambar yang paling tinggi pada rentang panjang gelombang yang lebar.

Demi melengkapi performa lapisan lensa, kita juga membutuhkan pelapisan pada prisma. Gunanya adalah untuk menambah pemantulan cahaya dalam prisma, sehingga citra lebih terang dan kontras meningkat. Banyak pabrik lensa yang menggunakan pelapisan reflektif standar. Namun, pelapisan prisma terbaik disebut pelapisan dielektrik. Pelapisan dielektrik dapat menyalurkan hampir 100% cahaya melalui prisma.

Bagi sistem prisma atap, terdapat sebuah pelapisan khusus bernama pelapisan koreksi fase. Prisma atap memantulkan cahaya sedemikian rupa, sehingga berkas cahaya terbelah menjadi dua berkas yang melalui sistem prisma dalam jalur yang berbeda. Karena beda jalur, kedua berkas ini sampai di eyepiece pada waktu yang terpisah sepersekian detik. Ini membuat warna dan citra yang diterima oleh mata menjadi aneh. Dengan melakukan pelapisan koreksi fase, berkas yang lebih cepat menjadi diperlambat, sehingga kedua berkas tiba pada saat yang sama. Ini meningkatkan warna, kejelasan, dan kontras dibandingkan sistem prisma atap yang tidak dilapisi sedemikian rupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *