Jangan Mengamati Matahari Tanpa Filter!

Saat ini, kita dapat mengamati Matahari dengan berbagai teleskop, baik teleskop biasa pada umumnya, maupun teleskop khusus Matahari. Ada sebuah peraturan yang harus diingat sebelum mengamati Matahari: pastikan filter Matahari terpasang dengan benar.

Mengapa Kita Perlu Filter?

Sinar Matahari memiliki energi yang besar. Saat kita kecil, kemungkinan kita pernah mencoba memfokuskan sinar Matahari dengan kaca pembesar (lup) ke arah daun kering. Apa yang terjadi? Tentu saja, daun tersebut terbakar jika memfokuskan sinar Matahari dengan tepat. Itu terjadi karena energi dari Matahari dikumpulkan ke sebuah titik.

Dalam mengamati Matahari, teleskop berperilaku seperti kaca pembesar. Ia mengumpulkan cahaya Matahari, kemudian memfokuskannya ke sebuah bidang. Tentu saja, apapun yang berada pada bidang fokusnya akan menjadi panas dan terbakar. Video ini mencontohkan apa yang terjadi dengan kamera yang diarahkan langsung kepada Matahari.

Dalam video tersebut, nampak bahwa sensor kamera DSLR terbakar hanya dalam beberapa detik. Apabila kita mengamati Matahari melalui teleskop tanpa filter dengan mata telanjang, maka yang terjadi adalah cahaya Matahari dapat membakar retina. Dampaknya, retina dapat rusak permanen, sehingga ada titik buta dalam penglihatan, atau bahkan kebutaan total.

Jenis Filter yang Tepat

Oleh karena itu, kita perlu menggunakan filter pada teleskop. Filter ini harus mampu mengurangi sinar Matahari yang diterima oleh teleskop, sehingga kita dapat mengamati Matahari dengan nyaman. Filter yang umum digunakan pada pengamatan Matahari adalah filter Neutral Density 5 (ND-5). Filter ini mengurangi kekuatan sinar Matahari yang datang menjadi 1/100.000 kali kekuatan aslinya. Artinya, 99,9999% sinar Matahari yang datang tidak diteruskan oleh filter ini. Maka, bayangan yang dihasilkan oleh teleskop aman untuk dilihat dengan mata telanjang.

Di pasaran, terdapat beberapa jenis bahan filter. Terdapat filter dengan bahan dasar kaca, ada juga yang berbentuk lembaran film. Kaca yang tidak dilapisi perak serta filter berbahan Mylar berlapis logam (umumnya perak, di kedua sisinya) menghasilkan citra cakram Matahari berwarna putih kebiruan. Di sisi lain, kaca berlapis perak serta film filter polimer berwarna perak/hitam menghasilkan citra cakram Matahari berwarna kuning.

Jenis terbaik adalah film filter Matahari perak/hitam. Lapisan perak yang menghadap Matahari menapis gelombang ultraviolet dan inframerah, sedangkan lapisan hitam di sisi dalam meminimalkan efek ghosting karena pantulan cahaya dalam tabung teleskop.

Memasang Filter dengan Tepat

Pemasangan filter untuk kegunaan apapun haruslah erat dan aman. Artinya, filter tidak boleh mudah jatuh atau tertiup oleh angin selama pengamatan.

Untuk pengamatan Matahari, gerhana Matahari sebagian atau total, filter harus benar-benar erat. Ia tidak boleh mudah terlepas.

Untuk penggunaan selama fase parsial gerhana Matahari total, filter harus terpasang erat. Namun, filter juga perlu mudah dilepas sesaat sebelum totalitas dan dipasang kembali sesaat setelah totalitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *